3 Cara Mengukur Tinggi Badan Dengan Sederhana

Nyatanya, cara mengukur tinggi badan banyak dicari oleh banyak orang. Terutama karena ada ukuran tinggi badan yang harus dijangkau oleh seseorang dalam usia tertentu bila ingin dikatakan tumbuh proporsional. Selain itu, mengetahui tinggi badan juga berguna dan penting bila kita ingin melamar pekerjaan. Sebab beberapa jenis pekerjaan tertentu, seperti di penerbangan, kejaksaan dan lainya ternyata masih tetap mensyaratkan tinggi badan minimal.

Cara Mengukur Berat Badan

Mengetahui tinggi badan itu perlu. Apalagi buat kamu yang masih bertumbuh dan berkembang. Atau sedang dalam masa program agar tumbuh tinggi dengan berbagai suplemen, olahraga atau obat anjuran dokter. Berikut adalah beberapa cara untuk mengukur tinggi badan saat meteran atau alat pengukur tinggi badan tidak tersedia di rumahmu.

1. Gunakan pita, pensil, dan penggaris

Untuk mengukur badan dengan cara ini, langsung yang harus kamu lakukan adalah:

  • Carilah sebuah tempat dimana kamu bisa berdiri tegak pada lantai yang datar.
  • Carilah dinding atau pintu guna untuk menyandarkan punggung menandai seberapa tinggi kamu dengan menggunakan pensil.
  • Agar pengukuran akurat, hindari lantai yang dilapisi karpet apalagi kasur. Carilah tempat dengan lantai yang terbuat dari beton, ubin atau kayu.
  • Jangan lupa lepasa sepatu, kaos kaki, sandal, bandana, topi atau ikat rambut agar pengukuran akurat. Karena benda yang berada di ujung kaki dan ujung kepala bisa mempengaruhi sedikit hasil pengukuran.
  • Berdirilah dengan punggung menempel. Pastikan kamu berdiri tegak sebelum memberi tanda pada ujung kepala di dinding.
  • Tempelkan dari dasar lantai hingga pada tanda yang sudah kamu buat menggunakan pensil. Pastikan lurus ya.
  • Ukur pita yang sudah memiliki ukuran yang sama denganmu dengan menggunakan penggaris. Mudah, bukan?

2. Buat penggaris panjang di dinding atau pintu

Selain cara pertama di atas, cara mengukur tinggi badan juga bisa kamu lakukan dengan cara berikut:

  • Buatlah garis lurus pada sebuah dinding atau pintu sekitar dua meter.
  • Beri angka atau ukuran pada satu meter dari lantai. Setelah itu beri angka tiap sentimeternya. 101 cm, 102 cm, dan seterusnya.
  • Saat kamu ingin mengukur tinggi badan, kamu hanya tinggal berdiri di depan penggaris panjang yang sudah kamu buat. Setelah itu memberi tanda pada ujung kepalamu di dinding. Tara! Setelah bergeser kamu sudah bisa tahu tinggi badanmu.
  • Beri tanggal pada tiap pengukuran tinggi badan yang kamu lakukan. Dengan cara ini pula kamu bisa mengetahui perkembangan tinggi badanmu. Mulai dari usia pertama kamu mengukur hingga sudah tidak bisa tumbuh lagi. Apalagi kalau kamu masih berada pada usia pubertas cara ini patut untuk dilakukan agar kamu tidak tercengang dengan tinggi badanmu yang terus bertambah saat SMP – SMA.

3. Menggunakan Stadiometer

Ini adalah cara yang paling akurat yang bisa kamu coba. Pergi ke klinik, puskemas, UKS sekolah, atau ruang dokter untuk mengukur tinggi badan dengan menggunakan stadiometer. Apalagi untuk stadiometer dengan digital memberikan hasil yang benar-benar akurat. Kamu cukup berdiri dan hasil pengukuran tinggi badanmu dalam beberapa detik bisa kamu lihat. Cukup mudah dan praktis, bukan?

Nah itulah 3 cara mengukur tinggi badan yang bisa kamu lakuka sendiri. Kamu bisa pilih yang akurat atau yang sederhana. Sekarang tinggal kamu yang pilih dan tentukan. Semoga hasilnya sesuai dengan yang kamu harapkan.