5 Jenis Penerimaan Mahasiswa Baru

Sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi di Indonesia memiliki beberapa macam bentuk. Dua diantaranya dilaksanakan secara serentak dan berskala nasional, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sedangkan sistem lainnya umumnya diselenggarakan oleh masing-masing universitas dengan otoritas masing-masing. Berikut penjelasannya lebih lanjut:

  1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

SNMPTN merupakan sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan jalur Undangan. Undangan tersebut didasarkan pada hasil penelusuran prestasi akademik menggunakan rapor semester 1 sampai dengan semester 5 bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dan ditunjang dengan portofolio akademik. Siswa dapat melakukan pendaftaran pada jadwal yang telah ditentukan pada website http://www.snmptn.ac.id. Biaya seleksi ini sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah.

  1. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

SBMPTN merupakan seleksi jalur Ujian Tertulis, dimana seleksi ini dinilai lebih menguntungkan bagi para peserta karena lebih efisien, murah, dan fleksibel akibat dari adanya mekanisme lintas wilayah. Bagi peserta yang mengambil program studi olah raga dan kesenian juga dapat mengikuti test ini dengan test keterampilan. SBMPTN tahun 2017 ini akan ditempuh dengan Ujian tertulis yang terdiri dari Paper-Based Testing (PBT) dan Computer-Based Testing (CBT). SBMPTN 2017 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2015 sampai dengan 2017 dari jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat, serta lulusan Paket C. Ujian tertulis meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek) dan/atau bidang sosial dan humaniora (soshum).

  1. Seleksi Jalur Mandiri

Seleksi penerimaan mahasiswa baru ini merupakan kewenangan dari masing-masing PTN. Secara istilah dan ketentuan berbeda-beda, misal: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggunakan istilah Program Kemitraan dan Mandiri (PKM); Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mempunyai Seleksi Jalur Prestasi dan Seleksi Ujian Tulis (UTUL); Institut Pertanian Bogor menggunakan istilah Ujian Talenta Masuk IPB (UTMI); dan sebagainya.

  1. Alih Jenis atau Alih Jenjang

Program alih jenis atau alih jenjang pendidikan merupakan program pendidikan sarjana khusus bagi para lulusan program D3/politeknik/sederajat yang memenuhi persyaratan. Alih jenjang ini memiliki arti bahwa pendaftar akan melakukan perpindahan jenjang pendidikan dengan tetap pad disiplin ilmu yang sama. Namun, tidak semua perguruan tinggi melayani seleksi ini.

  1. Seleksi Masuk Pascasarjana atau Pendidikan Profesi

Poin 1 sampai dengan 4 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang Sarjana (S1). Beberapa universitas mempunyai seleksi untuk jenjang Pascarajana (S2) atau Pendidikan Profesi. Para peserta seleksi adalah lulusan S1 dari bermacam perguruan tinggi. Sedangkan pendidikan profesi diperuntukkan untuk lulusan S1 yang ingin memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Lulusan pendidikan profesi akan mendapatkan gelar profesi.