7 Cara Pendidikan Seks Menurut Psikolog

Hasil gambar untuk 5 Alasan Kenapa Anak Perlu Pendidikan Seks

Memberikan pendidikan seks guna anak sejak dini merupakan hal yang penting. Tujuannya agar anak dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan, seperti pelecehan atau kejahatan seksual dan lain sebagainya.

Namun, sebanyak orang tua memandang pendidikan seksual merupakan tabu guna anak-anak. Alasannya, pengetahuan tersebut akan mengalir seiring berjalannya usia mereka. Bahkan, sebanyak orang tua masih tampak bingung guna menyerahkan pendidikan untuk anak di usia dini.

Berikut sebanyak tips dari Psikolog yang perlu diketahui orang tua guna menyerahkan pendidikan seks guna anak di usia dini.

  1. Beritahu batasan memegang lawan jenis

Beritahu guna anak, sebanyak bagian tubuh lawan jenis yang tidak boleh disentuh atau dipegang. Komunikasikan dengan bahasa yang sederhana dan tidak berbelit, supaya gampang dimengerti.

  1. Mengajarkan anak hal-hal kecil

Ajarkan anak cara-cara sederhana untuk menjaga kesehatan perlengkapan kelamin, seperti mengganti celana dalam dua kali sehari, membersihkannya setiap usai buang air kecil. Ajarkan pun untuk anak untuk mengetuk pintu terlebih dulu sebelum masuk ke kamar orang lain.

  1. Beri pemahaman seputar mimpi basah dan menstruasi

Beberapa anak yang menjelang pubertas, biasanya bingung dengan kondisi yang mereka alami. Beri pemahaman pelan-pelan seputar mimpi basah guna anak laki-laki dan menstruasi guna anak perempuan. Ceritakan, bahwa urusan tersebut wajar dan alamiah terjadi.

  1. Segera lapor bila ada yang memegang tempat privasi mereka

Ajarkan anak untuk segera melapor guna orang tua atau berteriak bila ada orang lain yang memegang tempat privasi atau yang tidak boleh disentuh.

  • Beritahu mereka bagian tubuh yang tidak boleh disentuh

Jawab semua pertanyaan anak dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka. Jelaskan sebanyak bagian tubuh yang tidak boleh ditonton dan disentuh orang lain, serta ucapkan pula fungsinya. anda boleh menggunakan lagu untuk memberi tahu bagian mana yang boleh dan tidak boleh disentuh.

  1. Ajarkan kelaziman malu

Sangat urgen guna mengajarkan kelaziman malu pada anak. Contoh, berikan arahan pada anak untuk tidak melepas atau mengolah baju di sembarang tempat dan sampaikan pun bahwa buang air di sembarang tempat merupakan perbuatan tidak baik.

  1. Kenalkan perlengkapan kelamin

Mengenalkan perlengkapan kelamin guna anak-anak sesuai dengan namanya, seperti penis untuk laki-laki dan vagina untuk perempuan. Tujuannya agar anak kecil tidak bingung dan salah persepsi, sebab alat kelamin tercipta bukan untuk jadi bahan ejekan.