9 Cara Ampuh Menaklukkan Hati Sang Pujaan

Cara Menaklukkan Hati – Kadang kita merasa minder saat menaruh hati pada seseorang yang begitu luar biasa. Kepopuleran dia membuat kita semakin ciut, bahkan mungkin pesimis untuk mencoba mendekatinya. Ah mana mungkin aku bisa dengannya atau aku bukan siapa-siapa, jadi mana mungkin dia mau dekat dengan orang sepertiku, dan berbagai keluhan pesimis yang lain.

Pada akhirnya segala keluhan di atas membuat kita memutuskan untuk memendam perasaan, diam, dan hanya bisa mengaguminya dari jauh. Bukankah semua tindakan pesimis tersebut menandakan kita tidak percaya akan takdir dan kekuasaan Allah.

Bukankah Allah akan mengubah nasib hamba-Nya, kamu hamba-Nya berusaha mengubah nasib-nya. Maka kenapa tidak berusaha? Setidaknya jika dia bukan takdir, kita pernah mencoba. Ada Sembilan cara yang bisa kita usahakan untuk mendekatinya dengan cara yang baik.

Jujur pada Diri Sendiri

Cinta memang fitrah, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia pasti pernah jatuh cinta, hanya saja tempatkan rasa cinta itu di tempat yang tepat. Jika memang kamu menyukainya, maka jujurlah pada diri kamu dan lakukan usaha untuk mengetahui seperti apa dia.

Cari Informasi Tentang Dia

Jika kamu ingin tau bagaimana dia, maka lihatlah teman-temannya. Jika ia bergaul dengan lingkungan yang baik, maka pasti dia orang yang baik. Informasi dapat diperoleh dari teman dekat dia atau orang lain yang mengenalnya. Namun akan lebih baik jika kita juga mengenalnya, setidaknya pernah berkomunikasi dan tahu sosoknya, tapi bila ternyata ia tak sesuai maka kamu bisa perlahan menjauhinya.

Bersikap Wajar dan Tidak Berlebihan

Jika suatu saat ada kesempatan untuk berkomunikasi dengannya, berusahalah bersikap biasa saja, wajar tanpa berlebihan. Sebab siapapun orang pasti tidak suka diperlakukan secara berlebihan. Jangan biarkan kamu membuat kesan pertama yang buruk padanya dengan sikap kamu yang berlebihan.

Usaha Dulu, Minder Buang Saja

Dia mungkin terlalu popular atau kamu memiliki pesaing hebat yang membuat kamu semakin ciut. Percayalah, bahwa takdir Allah tak akan meleset apalagi salah orang. Lakukan usaha terlebih dahulu, jangan mundur dan minder hanya karena kamu punya pesaing. Percayalah, bahwa usaha yang ikhlas dan tulus akan memberi jawaban terbaik.

Tunjukkan Kelebihanmu, Tapi Jangan Pamer

Setiap orang punya kelebihan, dan kelebihan itulah yang mampu mengubah pkamungan orang terhadap kita, maka tunjukkan kelebihan itu tanpa terkesan pamer. Dengan kamu menunjukkan kelebihan secara bijak, maka nilai kamu dimatanya pasti akan naik.

Jangan Berbohong, Jujur Apa Adanya Diri Kamu

Jangan sekali-kali mencoba berbohong padanya dengan mengumbar kebaikan tentang diri kamu yang sebenarnya tak kamu miliki sama sekali. Bersikaplah terbuka apa adanya diri kamu. Tidak perlu dibuat-buat, karena kejujuran akan diri kamu justru membuat nilai kamu kian naik di matanya.

Berpikir Positif

Berpikir positif akan membuat kamu semakin bijak dalam menghadapi segala hal, dan tentu saja akan membuat kamu lebih dewasa dalam mengambil sikap.

Pantaskan Diri

Sudahkah kita pantas dengan dia? Sudahkah kita bercermin apakah akhlak, bribadi dan sikap kita sudah sebaik dia? Jika merasa belum, maka pantaskan diri. Ingatlah, bahwa lelaki yang baik hanya untuk perempuan yang baik, dan ketahuilah pula bahwa jodoh adalah cerminan dari diri kita. Maka penting bagi kamu untuk memantaskan diri, karena Allah pun akan menghadirkan sosok yang tepat buat kamu saat kamu sudah siap dan pantas untuknya.

Tawakal, Pasrahkan Semua Pada-Nya

Jika kamu sudah berusaha sebaik mungkin, juga sudah berusaha memantaskan diri, maka usaha terakhir hanya tawakal. Serahkan semua keputusan hanya pada Allah. Dia tau mana yang terbaik untuk kamu, karena kadang apa yang menurut kamu baik, belum tentu menurut Allah baik. Maka biarkan takdir yang menjawab pada siapa hati akan berlabuh, dan pada siapa tulang rusuk akan kembali.

Ingatlah, bahwa sebutir nasi saja tidak akan salah masuk perut, maka tidak mungkin tulang rusuk salah pulang. Percaya dan pasrahkan semua usaha dan doa kamu hanya pada Allah.