Doa Nabi Sulaiman A.S Ketika Bersyukur dan Memohon Dikaruniai Kekayaan

Doa Nabi Sulaiman – Nabi sulaiman A.S berasal dari keturunan Yahuza bin Ya’qub (975-935 SM) yakni putra dari Raja Daud yang kemudian diangkat menjadi nabi dan rasul oleh Allah SWT. beliau dikaruniai kecerdasan, ketajaman otak, pandai dalam berpikir dan serta kebijaksanaannya dalam mengambil sebuah keputusan.

Karena potensinya yang menonjol inilah nabi sulaiaman disiapkan untuk dijadikan seorang raja dan menggantikan kedudukan ayahnya memimpin kerajaan Bani Isra’il. Menurut beberapa kisah, perlakuan spesial Nabi Sulaiman ini membuat hati saudaranya iri sehingga saudara nabi Sulaiman merencanakan untuk merebut tahta kekuasaan sang raja. (Baca Juga: Kisah Nabi Sulaiman A.S dan Ratu Saba’)

Namun rencananya gagal dan mengakibatkan kemalangan padanya yakni dengan hilangnya nyawa sang saudara. Selain dikaruniai potensi besar menjadi seorang pemimpin, salah satu mukjizat yang dikaruniakan Allah untuk rasulnya ini adalah kemampuan untuk berinteraksi dengan jin, binatang dan mahluk lainnya.

Dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-‘Anbiya’ ayat 79 dan surat An-Naml ayat 16, bahwasanya Allah telah menundukkan baginya makhluk lain yaitu jin beserta para burung dan kesemuanya itu berada dalam komando nabi Sulaiman AS.

Do’a Ketika Nabi Sulaiman Bersyukur

Kisah Nabi Zakaria
www.ummi-online.com

Diriwayatkan dalam sebuah tafsir bahwasanya tatkala Nabi Sulaiman berpergian dengan rombongan kafilahnya yang terdiri dari manusia, jin dan binatang menuju ke sebuah tempat nan jauh disana yang bernama Asgalan melalui lembah semut. (baca Juga: Kisah Nabi Harun dalam Usahanya Membantu Perjuangan Nabi Musa)

Kemudian di daerah lembah tersebut Nabi Sulaiman mendengar percakapan seekor semut kepada kawanannya, kira kira seperti ini: “hai semut-semut, masuklah kamu semuanya dalam sarangmu, supaya engkau selamat dan tidak menjadi binasa diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya tanpa mereka sadari ataupun sengaja.”

Mendengar percakapan tersebut, Nabi Sulaiman tersenyum dan memberikan komando pada pasukannya untuk berhenti sejenak, ia merasa takjub bahwa binatang pun mengerti jika nabi Allah tidak akan mengganggu mahluk dengan sengaja dan dalam keadaan sadar.

Baca Juga: Kisah yang Menakjubkan dari Nabi Zulkifli Alaihis Salam

Apalagi Nabi Sulaiman memang dianugerahkan kebijaksanaan sejak masih remaja oleh Allah SWT. Kisah Nabi Sulaiman dan semut dipaparkan dalam Al-Qur’an surat An Naml ayat 17 sampai 19 dan salah satu do’a yang beliau panjatkan dan dijadikan sebagai do’a syukur oleh umat muslim tercantum dalam ayat ke 19 surat an Naml tersebut.

“Dan dikumpulkan tentara Sulaiman ke hadapannya, mereka disusun dala barisan menurut jenisnya. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari. Maka Sulaiman pun tersenyum dan tertawa mendengar perkataannya, lalu berkata: “Ya Tuhanku! Ilhamilah au agar selalu mensyukuri nikmat yang Engkau karuniakan kepadaku dan kepada orang tuaku, dan agar aku mengerjakan amal kebajikan yang Engkau ridhai, serta masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan para hamba-Mu yang shalih.” (Q.S An Naml: 17-19)

Do’a Memohon Dikaruniai Kekayaan

Doa Nabi Yunus
pzhgenggong.or.id

Dalam beberapa tafsir dikatakan bahwasanya do’a yang nabi Sulaiman panjatkan ini adalah untuk kepentingan dakwah dan membuat satu kerajaan besar yakin serta beriman kepada Allah SWT. suatu waktu Nabi Sulaiman tidak menemukan keberadaan burung Hud-hud dalam kawanan para burung.

Baca Juga: Kisah Kelahiran Nabi Isa A.S. Menurut Al-Quran

Namun, tidak lama kemudian burung Hud-hud datang dengan membawa kabar bahwasanya ia telah pergi ke suatu negeri yang megah dan belum diketahui nabi Sulaiman maupun bala tentaranya, serta kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang ratu dan semua rakyatnya menyembah matahari, dijelaskan dalam Al-Qur’an surat An-Naml ayat 22-24.

Setelah mendengar kabar demikian maka Nabi Sulaiman mengirimkan surat peringatan kepada sang ratu untuk mengiman Allah SWT. tempat kerajaan tersebut menurut beberapa tafsir adalah berada di sebelah barat daya Arab Saudi yakni di Saba.

Kesemuanya dijelaskan dalam Al-Qur’an surat An-Naml ayat 29-31, kemudian ayat 38 hingga 41 dan banyak yang beranggapan bahwasanya isi dari surat Nabi Sulaiman adalah do’a untuk menaklukkan hati seseorang (wallahu a’lam).

Selanjutnya untuk menaklukkan dan membuat Ratu Balqis beriman kepada Allah SWT, Nabi Sulaiman berdoa kepada Allah untuk diberikan karunia kerajaan yang belum dimiliki oleh orang sebelum dan sesudahnya. Do’a Nabi Sulaiman ini digambarkan dalam Al-qur’an surat Shaad ayat 35:

“Lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, Ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi”. (QS. Shaad : 35)

Kemudian Allah mengabulkan do’a Nabi Sulaiman, dan menunjukkan kekuasaan Allah tersebut di hadapan sang ratu sehingga Ratu Balqis sangat merasa bersalah dan ciut dan memohon ampun atas kekhilafannya yang selama ini ia lakukan.

Kekhilafannya ini digambarkan secara rinci dalam Al-qur’an surat An-Naml ayat 44. Dan ada beberapa ahli tafsir mengataka bahwa dengan berimannya ratu Balqis maka seluruh rakyatnya beriman juga, serta Nabi Sulaiman menikah dengan ratu Balqis. Wallahu a’lam.

Video Doa Nabi Sulaiman AS