Gunakan Veet Sesuai Dengan Kebutuhan Kulitmu Untuk Bebas dari Bulu

Kebanyakan perempuan pasti tidak suka kalau area yang seharusnya terlihat mulus tapi malah ditumbuhi dengan bulu-bulu halus. Ingin rasanya segera menghilangkanya. Karena itu berbagai tindakan dilakukan. Salah satu yang kerap jadi pilihan adalah waxing atau shaving. Tapi sayangnya banyak yang salah kaprah dengan caranya. Sehingga bisa berakibat buruk pada kesehatan. Berikut beberapa kesalahan tersebut.

  1. Mengoleskan waxing tidak rapi

Hasil dari waxing memang bisa dikatakan memuaskan bagi beberapa kalangan. Namun hal tersebut bisa sebaliknya yang mana bisa membuat anda kecewa nantinya terlebih pada saat mengoleskan waxing dilakukan dengan cara yang tidak rapi. Misalnya waxing yang dioleskan pada atas alis dan tidak rapi, bisa saja hal tersebut nantinya membuat alis menjadi tidak sempurna atau kehilangan sebagian alis anda. Maka dari itu perhatikan olesan yang anda berikan pada saat memberikan waxing pada area tertentu seperti yang diinginkan.

  1. Waxing yang kekurangan waktu

Waxing ialah salah satu tindakan untuk menghilangkan bulu dengan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama bila dibandingkan dengan teknik lainnya. Waxing ialah berupa cairan yang mana nantinya dioleskan pada area kulit yang memiliki bulu, maka dari itulah sangat diperlukan beberapa waktu bahkan harus waktu yang cukup agar cairan tersebut bisa kering dengan sempurna sampai bisa dilakukan pencabutan nantinya. Waxing yang belum kering jelas tidak akan memberikan hasil seperti yang diinginkan bila dibandingkan dengan waxing yang sudah kering denga baik maka bulu yang ingin dicabut bisa bersih.

  1. Kurang memperhatikan kebersihan

Waxing berarti menghilangkan bulu sampai pada akarnya yakni dengan cara pencabutan dengan krim khusus. Pada saat melakukan waxing ada baiknya meperhatikan kebersihan terlebih dahulu baik kebersihan kulit area bulu maupun kebersihan dari tangan yang mungkin digunakan saat melakukan pengolesan. Kurangnya kebersihan bisa mengakibatkan penyebaran bakteri nantinya dalam pori-pori yang masuk pada area bulu yang habis dicabut sebelumnya, bahkan hal ini bisa memicu reaksi alergi dan reaksi lainnya yang bisa merugikan anda.

  1. Gunakan antibiotik

Ada kalanya setelah melakukan waxing anda memerlukan yang namanya antibiotik agar tidak menimbulkan ruam pada kulit, infeksi, iritasi dan yang lainnya. Penggunaan antibiotik sangat dianjurkan bila memang kulit anda termasuk dalam kulit yang sedikit sensitif sehingga mudah mengalami hal yang kurang diinginkan setelah melakukan waxing. Tetapi bila anda merasa kulit anda kuat bisa juga anda mengabaikan antibiotic. Tetapi ada baiknya menjaga keamanan sebelum terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Dari pada menggunakan antibiotik, lebih baik dan lebih disarankan menggunakan veet saja. Kamu bisa pilih veet dengan berbagai varian pilihan. Tersedia untuk kamu yang punya kulit normal, kulit sensitif dan juga kulit kering. Untuk area tertentu juga tersedia, misalnya untuk area sensitif kamu. Yang pasti veet ini punya aroma yang menyenangkan, creamnya begitu lebut dengan hasil yang bisa buat kamu #BeAConfidentYou pokoknya.

Lakukanlah waxing dengan cara yang benar agar tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan nantinya pada area kulit anda. Perhatikan beberapa pin yang sudah dijelaskan diatas sebelum melakukan waxing. Hasil yang maksimal akan didapatkan bila memang anda melakukannnya dengan cara yang benar dan tidak melakukan waxing dengan cara sembarangan. Akan lebih baik lagi menggunaka produk waxing yang sudah terpercaya dan tidak berbahaya bagi kulit anda nantinya bahkan bulu yang tercabut akan sempurna.