Ketika Kenyataan Tidak Sesuai Dengan Harapan

Apa itu bahagia? Bahagia menurut persepsi saya adalah seseorang yang tidak sedih atau seseorang yang senang hatinya. Setiap orang tentunya ingin hidup selalu bahagia. Namun kadang kenyataan yang dihadapi seseorang membuat seseorang itu tidak bahagia.

Sebagai contoh seseorang ini telah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa lolos dan diterima kerja di sebuah tempat yang diinginkannya. Tapi jika kenyataan yang dihadapinya sesorang ini tidak lolos atau tidak terima tentunya seseorang ini akan sedih dan tidak bahagia. Lalu bagaimana caranya agar seseorang ini bisa bahagia meski kenyataan yang dihadapi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan?

Ada 3 hal yang harus dilakukan seseorang ketika kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan agar tetap bahagia diantaranya yaitu :

  1. Selalu Bersyukur Dengan Kenyataan Yang Dihadapi

Mensyukuri setiap keadaan yang sedang dialami adalah sebagai salah satu jalan agar bisa selalu bahagia dalam menjalani hidup. Sebagai contoh ketika seseorang yang sedang sedih karena kenyataannya tidak diterima di suatu perguruan tinggi. Maka seseorang ini harusnya melihat adanya orang lain yang bahkan dinyatakan belum lulus dari SMA dan harus mengikuti ujian ulang.

  1. Jangan Melihat Keatas

Seseorang juga jika ingin bahagia maka seseorang ini jangan melihat keatas. Artinya seseorang ini harus bisa mensyukuri dengan apa yang dia miliki. Sebagai contoh seseorang tidak akan merasa bahagia dan selalu merasa paling kurang jika seseorang ini selalu membandingkan dirinya dengan seseorang yang lebih dari dia baik itu secara fisik ataupun materi.

  1. Selalu Melihat Kebawah

Selalu melihat kebawah atau melihat seseorang yang memiliki kekurangan dari kita bisa menjadi pemicu kita untuk tetap hidup bahagia. Contohnya jika kita sedih karena memiliki rumah yang kecil dan kurang bagus maka kita harus melihat adanya seseorang yang hidup di sebuah kontrakan atau bahkan tidap punya tempat tinggal dan hidup di jalanan.