Kisah Nabi Adam A.S yang Perlu Kamu Ketahui

Kisah Nabi Adam – Nabi Adam dan manusia purba duluan mana yang tinggal di bumi?

Itu pertanyaan konyol. Sama halnya seseorang bertanya ayam dan telur lebih dahulu mana? Tidak ada jawaban yang tepat. Nabi Adam merupakan manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bumi. Semua telah diceritakan dalam Al-Quran, bukan dalam buku On the Origin of the Species by Means of Natural Selection, yang merupakan buku Charles R Darwin tentang evolusi manusia. Jadi jelas, bahwa nabi adam bukan manusia purba.

Baca Juga : Tempat Outbound di Puncak Bogor

Sebelum Nabi Adam diturunkan ke Bumi. Allah telah menciptakan jagat raya dan segala isinya. Nabi Adam sendiri diciptakan dari tanah oleh Allah. Tak hanya itu, Allah juga menyiapkan teman terbaik yaitu Ibu Hawa. Nabi Adam merupakan manusia pertama yang diciptakan Allah. Ia memiliki akal dan nafsu. (Baca Juga: Kisah Nabi Yusuf A.S dengan Zulaikha)

Kecerdasan Adam kala itu membuat penduduk langit tercengang. Pasalnya ia mampu menyebutkan benda-benda yang bahkan malaikat pun tak mampu menyebutkan. Malaikat kagum dengan Adam. Maha Suci Allah yang telah membuat Adam begitu luar biasa. Namun berbeda dengan Iblis yang tak mau mengakui kecerdasan Adam, bahkan ketika diperintah Allah untuk bersujud, tentu saja Iblis enggan melakukannya. Bagaimana mungkin Iblis yang diciptakan dari api harus bersujud pada Adam yang terbuat dari tanah.

Kisah Nabi Adam Diturunkan ke Bumi

www.motivasimuslim.com
www.motivasimuslim.com

Iblis terus berusaha menggoda Adam dan Hawa. Iblis melakukan berbagai cara agar Adam melakukan pelanggaran demi pelanggaran supaya ia diusir dari langit. Bahkan Iblis yang tak kehilangan cara juga berusaha menggoda Hawa, yaitu meminta Hawa untuk memakan buah kuldi. (Baca Juga: Kisah Nabi Daud A.S dan Jalut)

Buah yang tidak diperbolehkan untuk di makan. Namun karena kecerdasan Iblis dan ketika itu Adam dan Hawa sedang lengah, pada akhirnya pelanggaranpun terjadi. Kesalahan yang membuat Adam harus turun ke Bumi. Allah telah memutuskan takdirnya.

Kehidupan Nabi Adam di Bumi

semestahidayah.wordpress.com
semestahidayah.wordpress.com

Adam diturunkan ke Bumi tak bersama Hawa. Ya, lebih tepatnya mereka terpisah. Belum ada kepastian di mana Adam diturunkan, ada yang menyebutkan Adam diturunkan di sebuah pegunungan bernama Himalaya, ada juga yang berpendapat di India dan Sri Langka. sedangkan Hawa diturunkan di Jeddah (Makah).

Bayangkan saja, mendarat di tempat asing tanpa sang pujaan hati, dan harus beradaptasi dengan tempat baru yang kondisinya sangat jauh berbeda dengan surga. Perpisahan antara Adam dan Hawa cukup lama, ada riwayat yang mengatakan mereka terpisah selama 40 tahun, bahkan ada pula yang mengatakan 500 tahun.

Bayangkan saja, betapa menderitanya batin Adam kala itu. Ia harus berlari kian kemari untuk mencari Hawa. Sampai akhirnya Allah mempertemukan mereka kembali melalui Malaikat Jibril di suatu tempat bernama Jabal Rahman, atau sekarang bernama Padang Arafah.

Adam dan Hawa bersatu kembali, sungguh itu kebahagiaan luar biasa setelah sekian tahun terpisah oleh jarak dan waktu. Setelah mereka bersatu, Adam mengajak Hawa untuk hidup bersama membina sebuah keluarga. Kehidupan mereka berlangsung di negeri di mana Adam pertama diturunkan. Ada yang meriwayatkan tempat itu adalah Sri Langka, karena terbukti ada jejak kaki raksasa dengan tinggi 27 meter yang diduga jejak kaki Nabi Adam.

Merekalah keluarga pertama yang hadir di Bumi. Adam dan Hawa hidup bahagia, mereka melahirkan 20 putra-putri, di antaranya Qabil, Habil, dan Labuda. Di sinilah tragedi kehidupan manusia dimulai, di mana iman dipertaruhkan. (Baca Juga: Kisah Nabi Ayub A.S dengan Cobaan Beratnya)

Perintah Allah datang pada Adam, di mana dalam perintah tersebut Allah meminta Adam untuk menikahkan putra-putrinya secara bersilangan. Qabil dan Labuda, sedangkan Habil dengan Iqlima. Hanya saja proses pernikahan tersebut cukup rumit, di mana Qabil menolak Labuda, lantaran Iqlima lebih cantik. Atas kejadian ini Adam meminta pertolongan Allah. Allah memberikan petunjuk pada Adam untuk meminta Qabil dan Habil berkurban.

Qabil adalah seorang petani gandum. Sedangkan Habil seorang pengembala kambing. Qabil mempersembahkan sekarung gandum yang sudah jelek, sedangkan Habil mempersembahkan domba yang paling bagus. Dalam peristiwa ini Allah menolak kurban Qabil dan menerima domba Habil. Disinilah pemberontakan dan pembunuhan manusia pertama terjadi. Qabil tidak terima dengan keputusan Allah, sehingga ia membunuh Habil saudaranya sendiri. Nabi Adam sendiri diperkirakan sejarah hidup selama 930 tahun usai penciptaan alam raya.

Video Kisah Nabi Adam A.S

https://www.youtube.com/watch?v=2OFsNzkA5NE