Kisah Perjalanan Hidup Nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Muhammad – Dalam buku 100 orang paling berpengaruh di dunia karya Michael H Hert mencatat bahwa Nabi Muhammad menempati posisi pertama. Lihatlah, bahkan orang non muslim pun yakin dan tau betul bahwa di dunia ini tak ada orang yang pengaruhnya melampaui Muhammad.

Betapa dia telah menebar miliyaran kebaikan di bumi. Seolah Muhammad adalah cahaya yang dinanti kegelapan selama berpuluh-puluh abad lamanya. Sejarah-nya tak pernah mati pembaca, bahkan semua kalimat yang keluar dari mulutnya adalah pelajaran berharga dan menjadi rujukan yang patut dilakukan.

Bumi telah melahirkan sosok pembawa obor perubahan bernama Muhammad. Seorang nabi yang bahkan namanya telah ada sebelum Nabi Adam diciptakan. Jika nabi-nabi sebelumnya diutus hanya untuk mengimankan kaumnya saja, atau hanya pada zaman itu saja. Namun berbeda dengan Rosulullah. Ia diutus untuk alam semesta, bukan hanya zaman di mana ia hidup. (baca Juga: Perjuangan Rasullah dan para Sahabat dalam Perang Uhud)

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

www.radarindo.com
www.radarindo.com

Sebelum Muhammad dilahirkan, dunia dalam kondisi terpuruk, ibarat manusia yang nyaris mati karena kehausan. Orang-orang Yahudi telah meninggalkan ajaran Musa. Dunia dalam kondisi kematian tauhid. Dalam kondisi seperti itulah Allah memberi sang penerang yang akan menjadi cahaya bagi gelapnya kehidupan. Di sebuah tenda kecil, lahirlah sang pencerah yang siap menjadi obor dunia. Peristiwa kelahirannya adalah simbol keruntuhan kemunafikan dan kemusrikan dunia. (Baca Juga: 1000 Pasukan Malaikat dalam Perang Badar)

Muhammad adalah sosok mulia. Kemuliaan itu telah ada dalam dirinya sejak kecil. Di masa kecil itu pula dada beliau dibedah untuk disucikan. Bahkan di mana pun beliau berjalan, selalu ada awan yang mengikuti dan siap menjauhkan beliau dari teriknya matahari.

“Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?” (QS.adh-Dhuha: 6)

Beliau terlahir dalam keadaan yatim. Di masa kecil, Allah telah mengujinya dengan berbagai bentuk kelaparan, dan ketika beliau menginjak dewasa, Allah mengujinya dengan kematian sang ibu. Allah benar-benar telah mengujinya demi mempersiapkan jiwa tangguh untuk memikul beban lebih berat nantinya.

Kisah Nabi Muhammad SAW Saat Dewasa

nuramalia93.blogspot.com
nuramalia93.blogspot.com

Masa muda Rosulullah banyak dihabiskan untuk berdagang. Ia sosok yang jujur, dapat dipercaya dan pekerja keras. Rosulullah telah menjadi cermin pribadi yang santun bagi siapa saja yang mengenalnya. Diumur yang ke-25 inilah beliau mengenal Khadijah binti Khuwailid. Sosok wanita sekaligus pedangan besar. Ia perempuan cerdas dan terhormat. Berasal dari suku terkemuka. Tak salah jika banyak lelaki berbaris memperebutkan Khadijah.

Baca Juga: Hijrah Nabi Muhammad beserta Sahabat ke Madinah

Khadijah melamar Rosulullah lantaran akhlak dan kepribadian Rosulullah yang mengagumkan. Sebelum menikah dengan Rosulullah, Khadijah telah menikah dua kali yaitu bersama Atiq ibn A’id al-Makhzumi dan Abu Halah ibn Nibasy at-Tamimi. Sedang pada Rosulullah, Khadijah adalah istri pertamanya.

Tanda-tanda Kenabian Sebelum Diutus

dainusantara.com
dainusantara.com

Aisyah r.a meriwayatkan bahwa sebelum masa kenabian itu datang, Rosulullah telah banyak mendapatkan tanda-tanda kenabian yaitu mimpi beliau yang menjadi kenyataan, juga kebiasaan beliau yang menyepi di Gua Hira.

Riwayat lain juga menyebutkan bahwa suatu ketika Rosulullah menceritakan pada Khadijah bahwa dirinya disucikan, dibedah perutnya, lalu dikembalikan seperti sedia kala. Dalam hal ini riwayat HR. Al-Baihaqi mengatakan bahwa Khadijah menanggapi cerita Rosulullah, “Sungguh, Demi Allah, itu adalah sesuatu yang baik. Maka berbahagialah.”

Mimpi-mimpi beliau yang selalu menjadi kenyataan adalah salah satu bukti tanda-tanda kenabian sebanyak 46. Sebab selama 23 tahun, 6 bulan Allah telah menurunkan wahyu-Nya. Dan 6 bulan adalah mimpi.

Turunnya Wahyu

www.lampuislam.org
www.lampuislam.org

Wahyu yang disampaikan oleh malaikat Jibril turun pada hari senin, 12 Ramadhan. Tepat saat beliau berumur 40 tahun. Aisyah r.a meriwayatkan bahwa Rosulullah menerima wahyu pertama dalam kondisi sadar, bukan lagi mimpi. Dan ketika itu jibril berupaya meminta agar Rosulullah membaca sampai perintah itu terulang tiga kali.

Baca Juga: Inilah Mukjizat-mukjizat Nabi Muhammad SAW

Menurut Ibnu Qoyyim, Allah menurunkan wahyu kepada Rosulullah dalam beberapa tingkatan. Tingkatan pertama wahyu turun dalam keadaan mimpi nyata. Wahyu kedua disampaikan dalam hati. Wahyu ketiga disampaikan jibril yang menyamar sebagai seorang lelaki. Wahyu keempat turun dalam gemerincing lonceng. Wahyu kelima disampaikan oleh jibril dengan langsung datang pada Rosulullah. Wahyu keenam disampaikan saat beliau berada di langit, dan wahyu ketujuh disampaikan langsung oleh Allah tanpa perantara Jibril.

Video Kisah Nabi Muhammad SAW