Kisah Nabi Saleh AS dan Kaum Tsamud

Kisah Nabi Saleh – Kembali kita saksikan bahwa kekayaan suatu kaum justru melupakan mereka kepada Allah. Kedudukan, jabatan dan segala hal yang berbau dunia adalah ujian berat bagi seorang manusia. Mungkin banyak yang berpikir bahwa ujian terbesar adalah kemiskinan, tidak, justru sebaliknya. Ujian terbesar seorang manusia adalah kekayaan dan kedudukan. Kenapa? karena ia mampu membuat manusia lalai dan sombong.

Kaum Tsamud

Kehancuran Kamu Tsamud
tartil.me

Dialah kaum Tsamud. Kaum kaya yang hidup bersama perjuangan Nabi Saleh. Di sinilah setan berhasil membuat mereka murtad dan mengagung-agungkan berhala sebagai Tuhan. Kaum Tsamud merupakan bangsa yang kaya, mereka juga ahli membangun kota dari batu-batu yang dipahat. Bahkan gunung pun mampu mereka sulap menjadi tempat tinggal. Kecerdasan itulah yang membuat mereka semakin lupa.

Baca Juga: Kisah Nabi Musa A.S Melawan Fir’aun

Allah mengutus Nabi Saleh ditengah kemungkaran yang kian parah.

“Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya. Oleh karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)” (QS. Hud : 61).

“Hai Saleh, sesungguhnya kamu sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan, apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak-bapak kami? Dan sesungguhnya kami betul-betul dalam keraguan yang mengelisahkan terhadap agama yang kamu serukan kepada kami.” (QS. Hud: 62)

Meskipun Nabi Saleh menyampaikan dakwah dengan penuh kesungguhan dan ketulusan. Namun tak ada yang peduli apalagi mempercayainya, justru mereka saling menggunjing dan meminta Nabi Saleh untuk membuktikan bahwa dirinya memang seorang nabi. Mereka meminta Nabi Saleh untuk mengeluarkan mu’jizat yaitu mengeluarkan unta betina dari balik batu. Nabi Saleh menerima permintaan mereka. Namun dengan syarat yaitu mereka akan menerima dan beriman pada Allah, dan kaum Tsamud bersedia menerima permintaan tersebut.

Baca Juga: Kisah Nabi Luth dan Kaum Sodom

Kaum Tsamud berkumpul untuk menyaksikan mu’jizat Nabi Saleh. Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Doa Nabi Saleh terkabul, dan keluarlah seekor unta betina dari sebuat batu yang retak. Kaum Tsamud kaget, mereka tidak menyangka mu’jizat itu benar-benar nyata. Namun tak semua dari mereka memenuhi apa yang diinginkan Nabi Saleh. Kaum Tsamud terpecah menjadi dua, antara yang mengikuti Nabi Saleh dan yang tetap murtad.

Unta Betina Nabi Saleh

Kisah Nabi Saleh
generasifutuh1.wordpress.com

Nabi Saleh meminta kepada kaumnya untuk tidak mendekati atau menggangu unta betina tersebut, karena siapapun yang mengganggu unta tersebut maka adzab Allah akan turun. Namun bukan ketakutan yang tumbuh, justru ada sebagian dari mereka yang ingin membuktikan seperti apa adzab Allah. ada pula yang berniat untuk mengganggu dan membunuhnya. (Baca Juga: Kisah Nabi Ismail AS dengan Kesabarannya)

Allah berfirman dalam surat Al-Qamar ayat 27

“Sesungguhnya kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah”.

Ada Sembilan orang yang terlibat dalam pembunuhan unta betina tersebut, di antaranya Mushra bin Muhraj dan Qadar bin Salaf. Mushra melempar lembing ke arah kaki unta sampai unta tersebut jatuh. Sedang Qadar menyembelih unta tersebut dengan pedangnya.

Mereka tak berpikir bahwa adzab Allah akan sampai pada mereka. Mereka bangga atas prestasi yang berhasil mereka capai, yaitu membunuh unta betin Nabi Saleh. Justru sebagian dari mereka menghina dan mengejek Nabi Saleh, mereka mengatakan, “Wahai Saleh ! Datangkanlah azab yang kamu janjikan kepada kami sekiranya kamu benar-benar utusan Allah.”

Baca Juga: Kisah Nabi Syu’aib A.S dan Penduduk Madyan

Allah tidak pernah mengingkari janjinya, dan adzab yang telah dijanjikan benar-benar sampai pada mereka setelah tiga hari Nabi Saleh meninggalkan kaumnya yang murtad. Hari ke empat datang sebagai hari kebinasaan mereka. Sebuah teriakan mampu menghancurkan gunung dan memecah langit. Bumi mulai berguncang dan meluluh-lantahkan isinya.

“Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindahan) mereka dan bersabarlah. Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta bertina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran). Maka, mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya. Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang. ” (QS. al-Qamar: 27-31)

Nabi Saleh bersama kaumnya yang beriman selamat dan melanjutkan perjalanan dakwahnya.

Video Kisah Nabi Saleh A.S

https://www.youtube.com/watch?v=F2w21YerQHA