Kisah Nabi Sulaiman A.S dan Ratu Saba’

Kisah Nabi Sulaiman – Sejarah mencatat bahwa Nabi Sulaiman adalah nabi terkaya sepanjang sejarah. Tak hanya kekayaan materi, tapi juga kekayaan iman dan pribadi yang luar biasa mengagumkan. Allah telah menganugrahkan ilmu pada Nabi Sulaiman, dan semua itu tak membuatnya sombong. Justru Nabi Sulaiman kian dekat pada Allah.

“Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: ‘Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman.’ Dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata: ‘Hai munusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu, sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata.'”  (QS. an-Naml: 15-16)

Lembar Kehidupan Nabi Sulaiman

leftthinkers.blogspot.com
leftthinkers.blogspot.com

Nabi Sulaiman merupakan putra dari Nabi Daud. Masa kecilnya dihabiskan untuk belajar dan mendampingi ayahnya –Nabi Daud– yang ketika itu memimpin kerajaan Bani Israil. Ia mengikuti di manapun sang ayah bertugas, sehingga dari hal itulah Sulaiman tumbuh menjadi sosok yang luar biasa. Kecerdasan, cara berpikir dan ketajaman otak yang melampaui anak-anak pada umumnya. (Baca Juga: Kisah Nabi Harun dalam Usahanya Membantu Perjuangan Nabi Musa)

Nabi Daud sendiri sengaja mengajak Sulaiman dalam setiap kegiatan kepemerintahan. Semua itu bertujuan untuk mendidik Sulaiman secara langsung bagaimana menjadi seorang pemimpin.

Nabi Sulaiman Memimpin Kerajaan Ayahnya

Kisah Nabi Sulaiman
chaerolriezal.blogspot.com

Nabi Daud menyerahkan kekuasaan sepenuhnya pada Sulaiman. Kekuasaannya kala itu telah meluas. Bahkan Allah menganugrahkan kerajaan dan pasukan yang tidak dimiliki oleh seorangpun raja di dunia ini. Pasukan yang tidak hanya terdiri dari manusia, melainkan jin, burung, dan angin. Semua tunduk atas perintah satu raja yaitu Sulaiman.

“Ia berkata: Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahilah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seseorangpun sesudahku.” (QS. Shad: 35)

Orang menyebutnya Sulaiman Al-hakim. Tidak hanya kerajaan dari berbagai makluk, Allah juga menganugrahkan ilmu pada Sulaiman yang begitu luar biasa. Ia mampu memahami apa yang dikatakan binatang. Sungguh, tidak pernah ada raja setelahnya yang mampu menyaingi betapa besar kekuasaan dan kerajaannya.

Baca Juga: kisah yang Menakjubkan dari Nabi Zulkifli Alaihis Salam

Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis

www.astrallusionarc.com
www.astrallusionarc.com

Suatu hari Nabi Sulaiman melakukan perjalanan menuju Yaman. Setiba di sana, Nabi Sulaiman meminta burung Hud-hud untuk mencarikan sumber air. Namun burung Hud-hud tidak hadir dalam perintah tersebut, dan ketika burung Hud-hud telah menghadap Nabi Sulaiman, ia memberikan kabar tentang Negri Saba’.

Negeri Saba’ merupakan negri yang dipimpin oleh seorang ratu penyembah bulan bernama Balqis. Nabi Sulaiman memerintahkan burung Hud-hud untuk mengirimkan surat pada ratu Balqis. Surat tersebut berisi ajakan untuk beriman pada Allah. (Baca Juga: Doa Nabi Sulaiman A.S Ketika Bersyukur dan Memohon Dikaruniai Kekayaan)

Surat tersebut telah sampai pada ratu Balqis. Ia pun memutuskan mengirimkan utusan untuk menemui Nabi Sulaiman. Suatu hari datanglah utusan tersebut di istana Nabi Sulaiman sambil membawa hadiah. Namun Nabi Sulaiman tidak bersedia menerima hadiah tersebut, ia hanya berharap pada keimanan Ratu Balqis. Utusan Ratu Balqis pun kembali ke Istana Saba’ dan menyampaikan apa yang diperintahkan Nabi Sulaiman. Bahkan sang utusan juga menceritakan apa yang telah ia lihat selama berada di istana Nabi Sulaiman. Istana terindah yang pernah ia lihat.

Kunjungan Ratu Balqis ke Istana

akuislam.com
akuislam.com

Merasa penasaran dengan apa yang disampaikan utusannya, Ratu Balqis memutuskan untuk datang ke istana Nabi Sulaiman. Ia ingin melihat sendiri sejauh apa keindahan istana sang nabi. Di saat yang sama Nabi Sulaiman sedang mengadakan rapat besar bersama pasukan dan pembesar istana dalam rangka menyambut kedatangan Ratu Balqis.

“Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Naml : 38)

Atas izin Allah, salah satu pasukan Nabi Sulaiman –yang tidak disebutkan dalam Al-Quran– memindahkan istana Ratu Balqis sebelum mata Nabi Sulaiman berkedip. Sungguh istana Negri Saba’ yang amat dikagumi rakyat Saba’ telah hadir di hadapannya. (baca Juga: Kisah Kelahiran Nabi Isa A.S. Menurut Al-Quran)

Tiba saatnya Ratu Balqis datang ke istana Nabi Sulaiman. Betapa terkejutnya dia melihat singgahsana yang ia agung-agungkan berada di sana. Ia berpikir bagaimana mungkin singgahsana tersebut sampai lebih cepat dari dirinya. Nabi Sulaiman dengan tersenyum bertanya, “Serupa inikah singgahsanamu?” dan Ratu Balqis menjawab, “Sepertinya iya.”

Nabi Sulaiman mempersilakan Ratu Balqis masuk untuk melihat-lihat istana. Ratu Balqis menyingkapkan pakaiannya ketika melewati lantai yang ia pikir beralaskan air. Betapa malunya ia saat Nabi Sulaiman berkata, “Ini hanya lantai istana yang dilapisi kaca.”.

Ratu Balqis Beriman pada Allah

buletin.muslim.or.id
buletin.muslim.or.id

Kekaguman yang begitu luar biasa membuat keyakinan Ratu Balqis goyah. Ia tertunduk malu dan memutuskan untuk beriman pada Allah.

“Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegah (untuk melahirkan keislamanannya), karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.”
(QS. An-Naml : 43)

Menurut para ahli sejarah dan tafsir, Nabi Sulaiman pada akhirnya menikahi Ratu Balqis.

Video Kisah Nabi Sulaiman A.S

https://www.youtube.com/watch?v=Q_9p8d7LbVU