Kisah yang Menakjubkan dari Nabi Zulkifli Alaihis Salam

Kisah Nabi Zulkifli – Mungkin Nabi Zulkifli masih Kisah Nabi Zulkifli terdengar asing di telinga masyarakat awam sejarah Islam. Sebab mereka hanya mengenal nabi sebatas itu-itu saja, dan Nabi Zulkifli masuk dalam deretan nabi yang tidak terkenal di masyarakat modern.

Nabi Zulkifli merupakan keturunan dari Nabi Ayub. Sejarah mencatat bahwa Nabi Zulkifli adalah anak dari Nabi Ayub, dan nama lengkapnya adalah Dzulkifli bin Ayyub bin Amus bin Tawakh bin Rum bin al-‘Aish bin Ishaq bin Ibrahim.

Zulkifli kecil telah tumbuh menjadi pribadi yang baik. Bahkan ia tidak pernah berbohong hingga dewasa. Ia orang yang menepati janji, sehingga banyak orang menyukai pribadinya. Ia juga termasuk orang yang sabar, sebab ia tak pernah mengeluh ketika Allah memberinya ujian berat. Ia masih setia berdiri di atas kebenaran.

“Dan (ingatlah) kisah Ismail, Idris dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. al-Anbiya’: 85-86)

Sungguh kesabarannya dalam banyak hal yang kelak akan mengantarkan dirinya duduk di kursi kepemimpinan.

Baca Juga: Kisah Nabi Sulaiman A.S dan Ratu Saba’

Tantangan Raja pada Nabi Zulkifli A.S

www.youtube.com
www.youtube.com

Seorang raja yang sudah tua dan tak lagi mampu memimpin rakyatnya melakukan sebuah sayembara dalam rangka mencari sang pengganti dirinya. Ia memberi tiga syarat utama pada setiap peserta sayembara. Syarat tersebut yaitu puasa di siang hari, bangun malam untuk beribadah dan menahan amarah.

Baca Juga: Kisah Nabi Harun dalam Usahanya Membantu Perjuangan Nabi Musa

Bagi orang biasa, syarat tersebut tentu tidak masuk akal. Apalagi menahan amarah merupakan hal yang sulit dilakukan. Akibatnya tidak ada peserta yang bersedia angkat tangan, kecuali seorang pemuda yang berani angkat tangan di tengah-tengah peserta yang sudah putus asa. Dia adalah Nabi Zulkifli. Ia bersedia memenuhi persyaratan tersebut. Namun sang raja tak mudah percaya. Pasalnya Nabi Zulkifli kala itu masih muda. Sulit percaya seorang pemuda mampu melakukannya.

“Hai anak muda, jangan kau main-main dengan sayembara ini.” Kata sang raja.

“Wahai baginda raja, saya serius dengan apa yang saya katakan. Saya akan menjalankan syarat tersebut.” Nabi Zulkifli mengatakan dengan penuh percaya diri.

Awalnya sang raja tidak percaya. Mana mungkin seorang pemuda mampu. Namun ia mulai berpikir banyak hal. Dari sekian banyak peserta sayembara, hanya Nabi Zulkifli yang berani angkat tangan dan menerima tantangan tersebut.

Baca Juga: Kisah Kelahiran Nabi Isa A.S. Menurut Al-Quran

Raja tersebut yakin bahwa Nabi Zulkifli bukan orang biasa, dan dirinya kelak akan mampu memimpin rakyatnya dengan bijak. Singkat cerita Nabi Zulkifli menggantikan kepemimpinan raja tersebut sambil terus menjalani tiga hal amanah raja sebelum ia meninggal.

Setan dan Iblis mulai mendapat pekerjaan baru yaitu menggoda Nabi Zulkifli agar gagal dalam mengemban tiga amanah tersebut, yaitu puasa di sang hari, beribadah di malam hari, dan menahan amarah.

Kali ini setan tak berhasil menggoda, Iblis mulai turun tangan. Iblis mulai menggoda Nabi Zulkifli dengan berubah wujud menjadi seorang yang lanjut usia dan miskin. Orang tersebut bercerita panjang lebar di saat Nabi Zulkifli seharusnya istirahat. Godaan ini terus berlangsung berulang kali, sampai akhirnya Nabi Zulkifli kurang tidur dan cepat mengantuk ketika malam tiba. (Baca Juga: Doa Nabi Sulaiman A.S Ketika Bersyukur dan Memohon Dikaruniai Kekayaan)

Nabi Zulkifli tak ingin lengah dan terganggu. Ia meminta bantuan keluarganya untuk tidak membukakan pintu saat orang lanjut usia itu datang. Namun Iblis tak sebodoh itu, ia terus berusaha menganggu dengan cara lain, yaitu menganggu Nabi Zulkifli melalui lubang angin di kamar tempatnya istirahat, lalu kembali bercerita panjang lebar. Nabi Zulkifli yang telah dikenal sabar tak terpancing emosi, ia kembali mendengarkan cerita sang lanjut usia. Hal itu terus berulang sampai akhirnya Iblis menyerah.

“Kamu menjadikanku tak sanggup menaklukkan dirimu. Meski aku telah berusaha sekuat tenaga membuatmu marah.”

Sungguh, bahkan Iblis tak mampu mengalahkan kesabaran Nabi Zulkifli. Ia benar-benar telah menerima kursi kepemimpinan raja tersebut, dan menjadi raja baru yang memberi banyak perubahan dengan sikap dan pribadinya yang luar biasa.

Tidak banyak cerita Nabi Zulkifli dalam Al-Quran. Namun Allah memujinya sebagai sosok yang baik lagi penuh kesabaran.

Dan ingatlah akan Ismail, liyasa’, dan Zulkifli. Mereka semuanya termasuk orang-orang yang baik. (Shod: 48)

Video Kisah Nabi Zulkifli

https://www.youtube.com/watch?v=I9BV4_eqqmg