Manfaat Cerita Anak Untuk Mengajarkan Anak Bermasyarakat

Sekarang banyak televisi yang memutarkan cerita-cerita yang sebenarnya ditujukan kepada anak atau cerpen anak. Tetapi sayangnya, kita sebagai orang dewasa terkadang juga malah menyukainya. Berapa banyak dari kita yang menyukai Upin-Ipin atau sinetron animasi Pada jaman dahulu. Tak hanya anak-anak, orang dewasa juga menyukai cerita ini tak lain karena cerita yang diusung dalam sinetron animasi ini lekat sekali dengan cerita yang selalu kita dengar di masa anak-anak. Meski bahasa yang digunakan adalah bahasa malaysia.

Cerita Anak Berasal Dari Diri Kita Sendiri

Apa yang di ditampilkan dua sintron animasi tersebut seolah mengingatkan pada kita apa yang pernah kita dengar ketika masih anak-anak. Kita bagai memutar memori masa kecil. Mengingat apa yang pernah diceritakan oleh orang tua atau guru kita saat masih kecil.

Sayangnya perkembangan teknologi internet kerap merampas masa anak-anak menjadi masa yang tak lagi menyenangkan. Anak-anak seolah di paksa hanya mencintai game. Jauh dari nilai-nilai kehidupan masyarakat kita. Orang tua yang sibuk dan ank lebih banyak mempelajari pelajaran berupa eksata dan bahasa. Anak-anak lupa mempelajari bagaimana kehidupan bermasyarakat.

Akibatnya, sejak kecil anak sudah di set menjadi orang yang individualis, tak mengenal gotong royong dan kerjasama meski hanya dalam sebuah cerita. Padahal nilai-nilai tersebut sangat berkebalikan dengan nilai-nilai masyarakat kita. Sehingga pada dewasa anak tak memahami bagaimana nilai-nilai bermasyarakat.

Ceritaanak.org: Mengajarkan bermasyarakat anak-anak lewat cerita anak

Anak yang sudah mencintai teknologi dan tak bisa lepas dari teknologi harus dibuatkan siasat agar perkembangan bermasyarakatnya tak terganggung. Pengetahuan mengenai nilai-nilai hidup bermasyarakat harus di ajarkan. Dan cara paling efektif kepada anak ya melalui cerita anak. Hal ini tak lain karena anak memiliki kecintaan pada cerita. Disela-sela anak bermain game, biarkan ia membaca cerita anak.

Atas keresahan itu, cerpen kemudian di kemas dalam media online. Hal ini untuk mengikuiti perkembangan teknologi dan mendekatkan cerita kepada anak. Salah satu media online yang bisa di manfaatkan secara terbuka dan gratis adalah ceritaanak.org. bahkan dalam website ini anak dalam mengkreasikan ceritanya sendiri dan dibagi dengan pembaca lain.

Selain bermanfaat bagi anak, ceritaanak.org juga dapat dimanfaatkan orang tua untuk menambah wawasanya. Ketika anak belum bisa membaca orang tua dapat membacakan cerita-cerita yang ada dalam ceritaanak.org. bahkan di dalamnya, orang tua dapat memilih, mana yang paling sesuai dengan anak. Ada dongeng rakyat, ada cerita anak orisinil dan juga ada dongeng bahasa inggris. Semuanya disediakan untuk menunjang kebutuhan perkembangan pengetahuan anak.

Yang menarik, di dalam ceritaanak.org orang tua dapat memilih lagu anak. Sesuatu yang akhir-akhir ini menjadi keresahan orang tua karena merebaknya lagu dewasa tetapi mahir dibawakan oleh anak-anak.