1000 Pasukan Malaikat dalam Perang Badar

Perang Badar – Badar merupakan perang besar yang terjadi di jaman Rosulullah. Dalam perang inilah hidup matinya dakwah Rosulullah ditentukan, sampai akhirnya sebuah keajaiban dengan turunnya 1000 malaikat membuat situasi berbalik dan kemenangan Islam berhasil teraih.

Nama Lembah Badar

hannahumaira14.blogspot.com
hannahumaira14.blogspot.com

Di antara Madinah dan Mekah terdapat sebuah lembah bernama Badar. Lembah yang diapit dua bukit yaitu ‘Udwah al Qushwa’ dan ‘Udwah ad Dunya’. Lembah Badar merupakan lembah yang banyak dilalui kafilah dagang dari Makah menuju Yaman. Saat ini, lembah Badar menjadi salah satu kota di Madinah yaitu Badar Hunain.

Baca Juga: Perjuangan Rasullah dan para Sahabat dalam Perang Uhud

Sejarah besar mencatat perang Badar terjadi pada 17 Ramadhan 2 Hijriyah atau dalam kalender masehi terjadi pada 17 Maret 642M. Perang ini bermula dari konflik penduduk Madinah dengan rombongan kafir Quraisy.

Akhir tahun 623 Masehi, penyerangan semakin sering dilakukan. Puncak dari penyerangan ini terjadi saat penduduk Madinah mengetahui bahwa kafilah dagang Quraisy yang dipimpin oleh Sufyan bin Harb akan datang. Kedatangan mereka justru membuat sahabat ingin melakukan balas dendam atas penyerangan yang telah dilakukan. Turunlah ayat pada surat Al-Hajj yang memberikan izin pada kaum muslimin untuk turun dalam pertempuran.

Rosulullah Memimpin Pasukan Perang

pancaranislam.wordpress.com
pancaranislam.wordpress.com

Pasukan yang Rosulullah pimpin hanya berjumlah 313 orang dengan dua unta. Semua terdiri dari 82 kaum Muhajirin, Bani Aus 61 orang, dan kaum Khazraj 170 orang. Sedangkan pasukan lawan yang dipimpin abu jahal berjumlah 1.300 orang yang terdiri dari 600 tentara berbaju besi, dan 100 pasukan berkuda.

Baca Juga: Kisah Perjalanan Hidup Nabi Muhammad SAW

Sang pembawa bendera Ashar pun angkat suara, “Demi Allah, ajaran yang engkau bawa adalah benar, dan kami telah beriman kepadamu, maka berangkatlah wahai Rosulullah. Kami akan mengikutimu sekalipun engkau membawa kami ke laut.” Kata Sa’ad ibn Muadz.

Sungguh, keimaan telah membawa pasukan Rosulullah dalam keberanian besar. Tidak pernah terpikirkan untuk mundur sekalipun pasukan mereka jauh lebih kecil. Namun mereka percaya bahwa Allah pasti akan menolong kebenaran. Ada Allah yang jauh lebih besar dari pasukan lawan.

Malam di Tengah Perang Badar

chykkarusak.blogspot.com
chykkarusak.blogspot.com

Dari Ibnu Khatsir, pada malam perang Badar, Nabi Muhammad SAW sholat di bawah pohon kurma. Rosulullah sholat sambil menangis, beliau terus mengulang-ulang doanya, “Ya Allah, jangan Engkau menyia-nyiakanku, jangan Engkau membiarkanku. Ya Allah, pasukan Quraisy telah datang dengan kesombongan. Ya Allah, di mana pertolonganmu yang Engkau janjikan?”. Rosulullah berdoa sampai jubahnya terjatuh.

Baca Juga: Hijrah Nabi Muhammad beserta Sahabat ke Madinah

Abu Bakar datang mengambilkan jubah Rosulullah, dan meletakkan jubah tersebut di pundak Rosulullah, lalu turut berdoa di belakang Rosulullah.

“Wahai Nabi Allah cukup bagimu mengingatkan Tuhanmu akan janji-Nya. Karena Ia akan memberikan kepadamu apa yang Ia janjikan. Maka Allah swt menurunkan firman-Nya,” Agar Allah swt menetapkan yang hak ( Islam ) dan membatalkan yang batil ( syirik ) walaupun orang-orang yang berdosa itu tidak menyukainya.” (QS; Al-Anfal : 9)

Pertempuran dimulai pada tahun dua hijriyah, tepat berlangsung di pagi hari. Rosulullah melempar kerikil seraya berkata, “Hancurkan wajah-wajah mereka!”, Allah menolong pasukan Muslimin dengan memberi bala bantuan yaitu 1000 malaikat.

1000 Pasukan Malaikat

Kisah Nabi Idris
serpihanserbukjiwa.blogspot.com

Diriwayatkan oleh Abdullah Bin Abbas, bahwa salah seorang sahabat yang sedang mengejar musuh, tiba-tiba saja terdengar suara hentakan kaki kuda dan suara pukulan, dan sahabat tersebut melihat musuh di depannya jatuh tewas. Rosulullah bersabda,

“Kau benar, itu adalah pertolongan Allah dari langit ketiga.” (H.R.Bukhari dan Muslim)

Dan Allah pun berfirman,

“Sesungguhnya Aku akan mendatangkan kepadamu bala bantuan dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.” (Q.S.An Anfal:9)

Seribu pasukan malaikat pilihan dipimpin oleh Jibril. Di mana pasukan malaikat yang turut dalam perang merupakan malaikat terbaik. Malam hari dalam perang tersebut, Allah memberikan rasa kantuk kepada pasukan muslimin agar mereka tertidur guna mengumpulkan tenaga, sedang di saat yang sama pasukan musuh sedang bersenang-senang. Bahkan Allah menurunkan hujan di saat perang sedang berlangsung. Sungguh di sinilah cara Allah menolong pasukan muslim.

“Sesungguhnya Allah manjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman dariNya dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk membersihkanmu. Karena dengan air hujan itu, Allah Swt. menghilangkan gangguan syetan darimu dan menguatkan hatimu serta memperteguh  kedudukanmu.” (Q.S.Al Anfal: 11)

Pasukan muslim berhasil memenangkan perang ini, dengan jumlah pasukan yang tewas sebanyak 6 orang dari Muhajirin, dan 8 dari kalangan Ashar. Sedangkan pasukan lawan tewas sebanyak 70 orang, sedangkan 70 yang lain berhasil menjadi tawanan.

Baca Juga: Inilah Mukjizat-mukjizat Nabi Muhammad SAW

Video Perang Badar