Perkembangan Coworking Space di Dunia

Coworking space juga mulai dikenal di Eropa bagian tengah dengan adanya perusahaan startup yang ada di Berlin menjadi pelopor dari adanya perkembangan tempat semacam ini. Bahkan, ada beberapa tempat yang bisa ditemukan berada di kota, contohnya adalah Factory Berlin. Jenis dari lingkungan kerja semacam ini bukanlah sesuatu yang eksklusif untuk di kota-kota besar. Tempat semacam ini juga dikenal di kota-kota kecil dengan banyaknya anak muda maupun orang-orang kreatif, khususnya adalah kota-kota yang menjadi tempat berdirinya universitas-universitas. Dengan adanya tempat semacam ini, maka memberikan gambaran adanya sebuah kerja sama nan apik antara tempat dengan lingkungan akademisi sebagai fokusnya.

Lain halnya di Benua Asia. Awalnya, coworking space terkenal hanya di beberapa negara saja di Asia, yaitu China, Singapore, Taiwan, Filipina, dan Hong Kong. Sebagai salah satu contoh di Hong Kong, puluhan tempat seperti ini telah dibangun seiring dengan adanya komunitas pengembang bisnis dari startsup. Sejalan dengan adanya teknologi startups, tempat tadi menjadi sangat berkembang di kawasan pengembangan digital di wilayah Asia. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2011 menemukan bahwa sebagian besar dari pekerja yang menempati area tadi berusia sekitar 20 hingga 30-an. Dua pertiga dari jumlah pekerja tersebut adalah laki-laki, sepertiga sisanya adalah perempuan. Empat dari kelima jumlah pekerja memulai karir mereka semenjak di bangku kuliah. Mayoritas pekerja bekerja di bidang industri kreatif atau media-media baru. Lebih dari separuh dari jumlah pekerja tersebut bekerja sebagai pekerja paruh waktu.

Bisa terlihat bahwa adanya perkembangan dari coworking space dari waktu ke waktu semakin pesat. Perkembangan tersebut bahkan terjadi secara global, meliputi wilayah yang tersebar di seluruh dunia. Menurut survey yang telah dilakukan, sebagian besar pekerja yang menggunakan tempat ini bekerja sebagai pekerja paruh waktu. Mereka telah memulai karir mereka bahkan semenjak masih berada di bangku kuliah. Tempat ini menjadi tempat berkumpul bagi mereka yang bekerja sebagai pekerja lepas, bahkan hingga bekerja sendiri sesudah menamatkan pendidikan di jenjang universitas.

Go-Work creative work space Indonesia merupakan salah satu contoh workspace yang bisa anda temui di Jakarta tepatnya di kebon melati, Jl Mh Tharin no 10.