SEGMENTASI MITSUBISHI PAJERO 2019 DI CINA

Jika dulu Panther bersaing dengan Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda, kini Isuzu telah siap mengusik ketenangan Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Toyota Fortuner hadir lebih dulu di tahun 2005 dan disusul dengan varian bermesin diesel pada 2007. Namun, Mitsubishi kemudian menghadirkan Pajero Sport pada tahun 2009, dan Isuzu MU-X  yang menyusul di pertengahan 2014 lalu. 

Mitsubishi Pajero Sport menawarkan sensasi yang berbeda. Bagi konsumen yang lebih menyukai karakter pengendaraan sporty dan agresif Pajero Sport memang layak menjadi pilihan utama. Apalagi Mitsubishi juga menyediakan banyak pilihan varian untuk Pajero Sport ini mulai pilihan bermesin bensin hingga ke varian berpenggerak 4×4.

Mitsubishi juga melakukan facelift pada Pajero andalannya, khusus untuk pasar Cina. Penyegaran itu tersimak pada beberapa ubahan minor eksterior dan tambahan fitur. Mereka menawarkan Pajero Tahun 2019 versi bensin dengan konfigurasi mesin V6.

Pajero yang dijual di Cina, hanyalah salah satu edisi facelift dan edisi khusus (seperti special edition untuk pasar Eropa). Mitsubishi menawarkan Pajero ini dengan tujuan untuk menjaga pasar tetap kondusif, hingga model baru all new pajero. Sebagian besar ubahan terlihat tepat di bagian fascia. Ada juga grille berlapis krom baru dengan lebih banyak bilah, dibingkai pada saluran udara vertikal dan bagian tengah bemper depan terdapat sentuhan krom. Agar tampil lebih premium, terukir juga lencana Pajero dengan sentuhan emas, bersama logo Mitsubishi.

Di bagian samping, SUV ini hampir identik dengan model pra-facelift. Hanya ada tempelan beberapa stiker baru. Pada bagian belakang Pajero yang baru tersebut, terdapat juga sentuhan krom dan emas di tempat ban cadangan. Beralih ke kabin. Pajero 2019 ini sekarang telah dilengkapi sistem infotainment terbaru dan pengisian daya nirkabel untuk smartphone. Hebatnya lagi, terdapat pemanas kursi sebagai tambahan opsional. Maklum, di Cina sana mengenal musim dingin, jadi fitur ini penting. Untuk menambahkan atmosfer mewah, ada sentuhan faux-wood di bagian dasbor dan pegangan pintu.

Di bawah kap Pajero pada spesifikasi Cina, telah tertanam jantung mekanis yang sama pada model sebelumnya. Mereka mengusung mesin bensin MIVEC V6 3.0 liter berkode 6G72. Mesin sanggup mengembuskan daya sebesar 174 hp dan dorongan torsi 255Nm. Daya kemudian disalurkan melalui pilihan transmisi otomatis dan manual 5-speed. Sebetulnya, tak banyak ubahan yang dilakukan perusahaan joint venture GAC-Mitsubishi pada Pajero. Mereka berupaya merangsang pasar dengan embel-embel facelift. Mobil dengan nama lain Pajero Montero dan Pajero Shogun ini telah dipasarkan di Cina mulai dari 349.800 Yuan. Harga Pajero itu setara Rp 753 juta berdasar nilai tukar saat ini. Memang harga yang sangat luar biasa untuk mobil mewah satu ini.

Segmentasi Mitsubishi Pajero 2019 di Cina telah menyasar pada orang kaya yang gemar SUV sebagai hobi. Bahkan GAC-Mitsubishi juga mengklaim permintaan Pajero “asli” ini terus tumbuh, mengikuti tren penjualan SUV global (meski angkanya tak disebutkan). Siapa sangka, kendaraan konsep Pajero (Montero) ini kali pertama diperkenalkan di Tokyo Motor Show (TMS) pada November 1973. Kemudian Mitsubishi Motors memperkenalkan Pajero II pada 1978. Nah, yang sekarang melantai di pasaran merupakan generasi keempat.

Inilah model termewah dari keluarga Mitsubishi Pajero Sport. Andalan utamanya adalah mesin diesel penuh tenaga. Pun dengan aplikasi transmisi otomatis baru 5-speed berpenggerak 4 roda. Belum cukup, disediakan paddle shift dan sunroof di dalam. Komplet tanpa mengurangi trahnya sebagai SUV berkelas.