Struktur Organisasi Mayora Indonesia

Struktur organisasi Mayora pada dasarnya menggambarkan adanya berbagai peranan dan fungsi dari masing-masing bagian. Artinya peran dari tiap divisi dari pihak pimpinan dan jajaran atasan lainnya hingga sampai ke jajaran pengelola perusahaan di jenjang bawah bia dilihat dan dipahami melalui adanya struktur organisasi. Demikian Mayora yang juga merupakan sebuah perusahaan rupanya memiliki struktur organisasi yang hadir dengan tugas berbeda dari masing-masing jabatan.

  1. Dewan Komisaris

Pada bagian teratas dari struktur organisasi yang ada di perusahaan Mayora ada posisi dewan komisaris. Umumnya orang yang menjabat posisi ini merupakan orang yang bisa mengelola perusahaan dengan baik. Bahkan dewan komisaris diharapkan agar bisa selalu memberikan masukan atau saran kepada pihak direksi sehinggi jalannya perusahaan bisa semakin baik. Umumnya dewankomisaris inijuga berperan sebagai pihak pengawas dengan fungsi untuk mengawasi setiap kegiatan perusahaan yang sedang berjalan. Dalam menjalankan setiap tugas yang diembannya tersebut maka sudah tentu dewan komisaris haruslah selalu didukung oleh setiap staf yang ada. Maka nantinya kerja sama antara dewan komisaris dan para staf bisa lancar.

  1. Direksi

Posisi selanjutnya yang ada di bawah dewan komisaris namun juga sangat penting dan sangat diperlukan kehadirannya adalah direksi. Peran direksi ini sudah tentu sangat diperlukan di setiap lembaga termasuk pula di Mayora. Direksi sendiri umumnya memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. Maka dari itu dalam menjalankan tugasnya maka seorang direksi dibantu oleh para staf muali dari kepala divisi atau kepala bagian. Atau bisa juga seorang direksi bekerja dengan dibantu oleh kepla unit orgasasi dan beberapa staf ahli diresi. Jika memang pekerjaannya ini dibantu maka nantiya direksi akan melakukan pengelolaan dan pengendalian serta pengembangan perusahaan secara lebih baik lagi.

  1. Komite Audit

Di samping dewan komisaris dan direksi rupanya salah satu jabatan penting yang juga diperlukan oleh lembaga atau perusahaan Mayora adalah komite audit. Seperti halnya jabatan yang lainnya maka tentunya jabatan komite audit ini juga memiliki tugas dan peran tersendiri. Tugas utama dari komite audit ini adalah untuk mengawasi pekerjaan komisaris.

Selain itu komite audit ini juga memiliki tugas yang tentunya sangat penting dalam hal memastikan adanya proses dan sistem pengendalian pada perusahaan dapat berjalan secara lebih baik. Tidak hanya berjalan dengan baik saja tetapi sistem pengendalian internal perusahaan juga diharapkan agar dapat berjalan secara lebih efektif. Hingga pada akhirnya tidak akan didapati adanya kegiatan yang menyimpang dan bersifat merugikan perusahaan.

  1. Sekretaris Perusahaan

Jabtaan terakhir yang juga dinilai sangat penting dan bahkan harus ada di setiap perusahaan yaitu sekretaris perusahaan. Umumnya tugas sekretaris perusahaan ini tercantum dalam Penunjukan Sekretaris Perusahaaan. Maka nantinya diharapkan agar tiap sekretaris bisa bekerja dan bertugas dengan baik.

Tentunya apa yang dikerjakannya ini diharapkan agar bsia berjalan sesuai dengan tugas yang telah tercantum. Sebenarnya di PT Mayora sendiri peran sekretaris perusahaan sudah mulai ada sejak lama. Hal ini berkaitan dengan adanya pemahaman mengenai fungsi penting dari sekretaris itu sendiri. Bahkan di PT Mayora umumnya terdapat dua sekretaris.

Struktur organisasi Mayora di atas semoga dapat memberikan informasi kepada Anda sekalian. Dengan informasi ini pastinya banyak dari Anda yang memahami bagaimana konsep manajemen dari dalam lingkup internal perusahaan tersebut secara khusus.