Teuku Wisnu Mengubah Penampilan Sesuai Sunah Nabi

Teuku Wisnu selama ini dikenal sebagai salah satu aktor tampan dan laris di Tanah Air yang mempunyai penampilan yang stylish dan modern. Namun, kini ia mengalami banyak perubahan. Keputusannya untuk berhijrah dan lebih mendalami agama Islam ia tampakkan dari gaya berbusana dan aktivitasnya saat ini.

Aktor berdarah Aceh ini telah mengubah penampilannya. Di berbagai kesempatan juga dalam akun jejaring sosialnya, Wisnu cenderung menggunakan celana “cingkrang” (bercelana di atas mata kaki) dan berjenggot. Penampilannya yang berubah drastis itu tentu mengundang pro dan kontra. Sebagian kalangan tidak setuju akan perubahannya tersebut, namun hal itu tidak mengubah niatnya menjadi lebih baik. Wisnu tetap istiqomah dalam menjalankan sunah Rasulullah.

Mengubah Penampilan

Setiap orang pasti mengalami resolusi diri dalam hidupnya. Begitu pun yang dialami oleh suami Shireen Sungkar ini. Menurut Wisnu, hal terberat yang ia hadapi setelah berhijrah adalah godaan lingkungan pergaulannya. Ketika ia memilih berhijrah menuju sosok muslim yang saleh dan taat, belum tentu lingkungan sebelumnya mendukung apa yang ia lakukan.

Perubuhan Wisnu memanglah tidak mudah. Walau semangat hijrah terpatri dalam dirinya, lama-lama bisa pudar jika masih dalam lingkaran pergaulan yang tidak benar. Karena itu, saat ini Wisnu cenderung mengurangi kegiatannya di dunia hiburan. Ia memilih menghabiskan waktu bersama teman yang sama-sama mencari dan memperdalam ilmu agama yang dapat memberikan dampak yang positif pula baginya.

Menjaga Amalan Sunah

Tidak ada sesuatu yang istimewa dalam diri Wisnu yang membuatnya berhijrah. Kini Wisnu lebih istiqomah mengaji dan memperdalam ilmu agama. Sedangkan untuk perubahan penampilan, bapak satu anak ini mengatakan, ini adalah bentuk pengabdian dirinya kepada agama yang dia anut, yaitu Islam. Yang ia lakukan hanyalah mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW.

Wisnu menegaskan bahwa dia punya ulama panutan yang dia ikuti sehingga dia hanya akan merapikan jenggotnya bila sudah segenggaman tangan.

Begitu besar perubahan yang Wisnu alami, ia pun kembali menjelaskan bahwa ketika iman seseorang naik, hendaknya dia menyibukkan diri dengan amalan-amalan sunah. Sehingga, ketika imannya turun, hanya amalan sunah saja yang berkurang, sementara amalan wajibnya tetap terjaga.