Umar Bin Khattab: Singa Padang Pasir

Umar Bin Khattab – Nama lengkapnya Umar bin Khattab bin Nafiel bin Abdul Uzza (581 – November 644). Merupakan Khalifah yang amat terkenal sepanjang sejarah dicatat. Kepemimpiannnya menjadikan dirinya sosok membanggakan bahkan patut ditiru. Dialah Umar, Khalifah kedua setelah Abu Bakar.

Kehidupan Sebelum Masuk Islam

www.cahayaquran.com
www.cahayaquran.com

Umar dilahirkan di kota Mekah dari suku Bani Adi, yang masih satu rumpun dengan suku Quraisy. Ayah Umar bernama Khattab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim, dari marga Bani Makhzum. Umar mendapat julukan Al-Faruk yang memiliki arti orang yang mampu memisahkan antara kebaikan dan kebatilan.

Sebelum masuk islam, Umar adalah orang yang paling disegani dan dihormati. Sebagai penduduk Mekah yang memiliki tradisi, Umar juga sempat mengubur putrinya hidup-hidup hanya untuk menunaikan kuwajiban sebagai penduduk Mekah yang taat pada adat ketika itu.

Namun setelah ia masuk islam, Umar menangisi atas kebodohannya. Dalam suatu hadits disebutkan bahwa, “Aku menangis ketika menggali kubur untuk putriku. Dia maju dan kemudian menyisir janggutku”.

Baca Juga: Bilal Bin Rabah: Muazzin Pertama Rasulullah

Masa Setelah Memeluk Islam

www.kiblat.net
www.kiblat.net

Umar bak singa yang siap menerkam siapa saja lawannya. Sebelum masuk islam, dia adalah sosok yang paling ditakuti. Pasalnya Umar tak segan untuk menyiksa siapa saja, apalagi ia salah satu penentang ajaran yang dibawa nabi Muhammad. Bahkan ia berniat untuk membunuh nabi Muhammad.

Apalagi setelah ia mendengar bahwa adik perempuannya telah masuk islam. Sungguh, Umar semakin geram dan ingin segera menghukum adiknya. Diriwayatkan dalam surat Thoha ayat 1-8. Hati keras bak baja itu luluh seketika saat sang Umar membaca A-Quran surat Thaha ayat 14.

Perjuangan Menegakkan Islam

www.dakwatuna.com
www.dakwatuna.com

Umar turut serta hijrah ke Madinah pda tahun 622 H. Ia juga mengikuti dalam setiap peperangan, membela islam dengan gagah sekuat kemampuan seorang singa Allah. Ia turut serta pada perang Uhud, Badar, Khaybar, serta penyerangan ke Siria. (Baca Juga: Ali Bin Abi Thalib: Sang Pemilik Gerbang Ilmu)

Ia adalah singa di tengah perang yang siap mempertahankan islam dan melindungi Rosulullah sampai titik darah penghabisan. Umar adalah sosok setia penuh pengorbanan setelah masuk islam. Bahkan setan pun takut padanya. Kesetiaannya yang begitu luar biasa membuat Umar nyaris tak meyakini bahwa Rosulullah telah berpulang.

Ia bahkan menghalangi siapa saja yang hendak memandikan dan menyiapkan pemakaman sang nabi. Umar berkata, “Sesungguhnya beberapa orang munafik menganggap bahwa Nabi Muhammad saw telah wafat. Sesungguhnya beliau tidak wafat, tetapi pergi ke hadapan Tuhannya, seperti dilakukan Musa bin Imran yang pergi dari kaumnya.

Demi Allah dia benar-benar akan kembali. Barang siapa yang beranggapan bahwa beliau wafat, kaki dan tangannya akan kupotong.” Abu bakar yang mendengar kabar tersebut segera menuju ke Madinah dan menjumpai Umar seraya mengatakan, “Saudara-saudara! Barang siapa mau menyembah Nabi Muhammad. Ia sudah meninggal dunia.

Tetapi barang siapa mau menyembah Allah, Allah hidup selalu tak pernah mati!”Betapa lemas dan syok berat mengetahui kenyataan pahit tertelah saat itu juga, sang nabi yang begitu ia cintai ternyata benar-benar meninggalkan umatnya.

Masa Kekhalifahan Umar

maulasramadhan.wordpress.com
maulasramadhan.wordpress.com

Kepemimpinan kedua setelah wafatnya Rosulullah dipegang oleh Umar setelah sebelumnya dipegang oleh Abu Bakar. Dalam masa perjuangan kali ini, Umar telah melakukan banyak perubahan. Islam mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium). (Baca Juga: Utsman Bin Affan: Pemilik Dua Cahaya)

Umar tampil menjadi sosok pemimpin legendaris. Kepemimpinanya patut untuk ditiru bahkan dirindukan. Ia mengontrol dari dekat kebijakan publik, dan banyak melakukan reformasi secara administratif, termasuk membangun sistem pada daerah yang baru ditaklukan.

Tahun 638 Umar melakukan renovasi terhadap Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah.Umar dikenal sebagai pemimpin yang sederhana. Ia lebih banyak memperhatikan kondisi rakyatnya daripada dirinya, sehingga tak jarang orang melihat dirinya dengan pakaian sederhana, bukan mewah ala pemimpin pada umumnya.

Akhir Hidup Sang Singa Allah

palupiutami.wordpress.com
palupiutami.wordpress.com

Kematian Umar meninggakan sejarah tragis bagi umat islam. Pasalnya Umar meninggal lantaran dibunuh oleh seorang budak bernama Abu Lulu’ah (Fairuz. Ia seorang budak dari Persia saat Persia ditaklukan oleh Umar. Pembunuhan Umar pun terjadi lantaran dendam pribadi. Kekalahan Persia merupakan aib bagi Abu Lulu’ah, sehingga dari sanalah ia membenci Umar. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada hari rabo, 25 Dzulhijjah 23 H/644 M.

Video Umar Bin Khattab