Viral Unggahan Modus Penipuan Yang Mengatasnamakan BCA Di Twiter

 POPULER TREN] Viral Unggahan Modus Penipuan Atas Nama BCA | 5 Cara Memantau  Kondisi Banjir Jakarta Halaman all - Kompas.com

Baru baru ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial twiter perihal unggahan terkait modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Central Asia (BCA). Percobaan penipuan tersebut salah satunya diungkapkan Jet Veetlev. 

Berita viral hari ini (18/2/2021), Jet Veetlev dalam akun twiter-nya @JetVeetlev menceritakan bahwa dirinya nyaris menjadi korban penipuan transaksi yang mengatasnamakan BCA. Dirinya juga menambahkan tangkapan layar yang memperlihatkan sejumlah panggilan masuk dan panggilan keluar dari nomor +1 (500) 888 dan 1500888. Hingga Sabtu (20/2/2021) pagi kemarin, twit tersebut telah diretwit sebanyak 2.077 kali dan disukai sebanyak 2.406 kali oleh para pengguna Twitter lainnya. 

Lalu, bagaimana awal mula cerita modus penipuan yang mengatasnamakan BCA tersebut? Dan bagaimana cara BCA menanggapinya? 

  • Kronologi Modus Penipuan Yang Mengatasnamakan BCA

Saat dikonfirmasi, Jet Veetlev yang merupakan founder kelascinta.com itu mengatakan, awalnya dia mendapat nomor OTP lalu ditelepon oleh nomor +1(500)888, pada Kamis (18/2/2021). Kemudian dia menjelaskan, awalnya menolak panggilan masuk tersebut karena curiga nomornya dari AS. Lalu ditelepon lagi dengan nomor CS lain dan bilang tolong jangan di-reject karena itu memang benar nomor BCA. 

Penelepon yang tidak jelas itu menyebutkan limit kartu kredit, alamat rumahnya, dan mengatakan bahwa ada transaksi lain dari kartu milik Jet. Bahkan penelepon misterius itu juga menawarkan untuk memblokir kartu kredit Jet dengan beberapa persyaratan. Si penelepon bilang akan membantu blokir transaksi yang sedang berlangsung. 

Namun, Jet merasa curiga karena dia merasa tidak pernah mendapatkan notifikasi apapun dari transaksi yang berhasil, missal dari HP nya atau dari email dia saat itu. Lalu, si penelepon mengatakan bahwa ada nomor lain yang tercatat sebagai nomor kedua Jet Veetlev. Namun, Jet dengan tegas mengatakan bahwa tidak mengetahui nomor siapa yang disebutkan oleh si penelepon tersebut. 

  • Jet Veetlev Diminta Memberikan Kode

Setelah itu, si penelepon meminta Jet untuk mengecek fisik kartu kredit miliknya dan meminta Jet menggunting kartu tersebut. Namun, Jet tidak menggunting kartu tersebut. Kemudian, si penelepon pun mengupayakan beberapa modus dengan bertanya pada Jet seperti meminta menyebutkan nomor OTP dan nomor CVV. 

Karena Jet merasa tidak nyaman, akhirnya dia pun menghubungi halobca. Pihak BCA menyebutkan bahwa ada satu kali transaksi yang berhasil yaitu senilai Rp. 1,8 juta. Uang tersebut akan dikreditkan kembali oleh BCA setelah laporan Jet diproses lebih lanjut oleh BCA. 

  • Tanggapan BCA Tentang Modus Penipuan Tersebut

Menanggapi hal tersebut, Hera F Haryn selaku Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA mengatakan bahwa pihaknya ingin meluruskan kalau nomor resmi BCA HaloBCA adalah 1500888, tanpa adanya prefix tambahan apapun dibagian depan nomornya. Jadi, jika bukan nomor tersebut maka bukan milik BCA. 

Terkait modus yang digunakan oleh penipu tersebut, Hera mengatakan jika pihaknya tidak pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia untuk alasan apapun. Hera menghimbau kepada nasabah untuk tidak pernah memberikan data data seperti Personal Identification Number (PIN), One Time Password (OTP), Password, Response KeyBCA, Card Verification Code (CVC) atau Card Verification Value (CVV) kepada siapapun. 

Tambah Hera, selain melalui telepon HaloBCA 1500888, nasabah bisa menghubungi contact center Halo BCA melalui nomor WA BCA 0811 1500 998, dan twitter @halobca atau webchat. 

Tidak membagikan kode one time password (OTP) milik Anda kepada orang lain adalah salah satu cara untuk melindungi diri dari kejahatan yang terjadi di dunia digital.